CV Tirta Kencana Putra Terindikasi Kurangi Volume Beton, Proyek dari Aspirasi Dewan PKS -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    CV Tirta Kencana Putra Terindikasi Kurangi Volume Beton, Proyek dari Aspirasi Dewan PKS

    Tuesday, November 28, 2023, 3:23:00 PM WIB Last Updated 2023-11-28T08:41:24Z


    Aesennews.com - Tangerang | Proyek peningkatan betonisasi jalan di perumahan Graha Indah Curug (GIC), Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dari aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Ripanel Arya dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi, standart maupun kualitas.

    Dari hasil pantauan awak media di lokasi, teknis pelaksanaannya terindikasi kurangi volume ketebalan dan kubikasi keseluruhan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB)

    Lebih parahnya, sambungan beton lama dan baru tidak ada pembongkaran yang akan membuat tidak menyatu antara beton. Selasa 28/11/2023.


    Saat dikonfirmasi,salah satu pekerja mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara rinci. Namun kata pekerja, proyek di perumahan Graha Indah Curug tersebut dari aspirasi Dewan.

    "Kalau tidak salah dari aspirasi dewan Rispanel bang," ucap pekerja.

    Apalagi pekerja tidak memaki helem keselamatan yang sebagai Alat Pelindung Diri ( APD ), seperti melalaikan keselamatan kesehatan kerja ( K3 ).

    Sementara pihak mandor dari CV. Tirta Kencana Putra mengatakan bahwa panjang jalan yang akan di betonisasi 89 meter, sedangkan untuk lebar jalannya rata-rata 3,5 meter.

    "Panjang jalan Delapan Puluh Sembilan, Lebar Tiga Lima dan pelaksana Dul Gendut" Ujar mandor CV. Tirta Kencana pada awak media.

    Sedangkan Dewan Rispanel Arya saat dikonfirmasi, terkait proyek aspirasi dari dirinya, yang dikerjakan pihak ke tiga dan diduga tidak sesuai RAB, enggan berkomentar.

    Masih di lokasi pekerjaan, Gunawan satgas investigasi dari Lembaga Swadaya Masyarakat Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (LSM PPUK) angkat bicara terkait pekerjaan yang diduga tidak sesuai RAB.

    ""Ini kan proyek pemerintah kenapa tidak diawasi dengan ketat dari Kecamatan Curug, hingga ada kecurangan dari pihak kontraktor untuk mengurangi kubikasi beton. Percuma membangun jika hanya mementingkan keuntungan pribadi saja tanpa memikirkan hasil dari pekerjaan," tegas Gunawan LSM PPUK kepada Awak Media.

    Sampai berita ini diterbitkan pengawas dan PPTK Kecamatan Curug belum dikonfirmasi.

    Aesennews.com (Dedi/Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini