Suasana Haru dan Kebahagiaan, Wali Kota Probolinggo Menyerahkan Rehab RTLH Secara Simbolis -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    Suasana Haru dan Kebahagiaan, Wali Kota Probolinggo Menyerahkan Rehab RTLH Secara Simbolis

    Saturday, November 25, 2023, 10:46:00 PM WIB Last Updated 2023-11-25T15:47:08Z
    AESENNEWS.COM Probolinggo -  Jumat pagi (24/11) menjadi momen penuh haru dan bahagia bagi warga yang menerima bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Probolinggo. Wali Kota Dr Hadi Zainal Abidin, bersama Baznas Kota Probolinggo, mengunjungi lima rumah yang telah direhabilitasi. Kunjungan ini tidak hanya menjadi bukti rampungnya pekerjaan rehab, tetapi juga ditandai dengan penyerahan simbolis kepada pemilik rumah.

    Habib Hadi pertama tiba di rumah Budiansyah, Jalan Kartini no.10, RT 03 RW 04 Kelurahan Sukabumi pukul 08.00. Kemudian, perjalanan dilanjutkan ke rumah Siti Aminah, Jalan Ikan Paus RT 03 RW 02 Kelurahan Mayangan, dan seterusnya ke beberapa lokasi lainnya. "Alhamdulillah, sudah tersalurkan bantuan untuk rehab RTLH sebanyak 5 lokasi. Hari ini sudah terlihat bagus dan layak untuk dihuni," ungkap Habib Hadi.
    Ditemani Camat Mayangan Agus Dwiwantoro dan lurah setempat, wali kota tidak hanya menyerahkan bantuan rehab, tetapi juga memberikan santunan kepada dhuafa di sekitar lokasi. Habib Hadi menjelaskan bahwa Baznas adalah wadah berzakat para ASN pemkot yang telah menyumbangkan dana untuk berbagai program, termasuk santunan anak yatim, rehab RTLH, dan santunan bagi dhuafa.

    "Saya mengapresiasi warga yang peduli dan ikut membantu rehab RTLH ini. Kekompakan ini adalah bentuk kebersamaan dalam membantu sesama, dan atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih," tambahnya.

    Ketua Baznas, Hakimuddin, menjelaskan bahwa dana untuk rehab RTLH merupakan kolaborasi dengan Baznas Provinsi Jatim. Masing-masing rumah menerima dana sebesar Rp. 17,5 juta, ditambah Rp. 125 ribu untuk plakat tulisan bantuan Baznas yang dipasang di rumah mereka.

    Sebagai tambahan, santunan uang tunai sebesar Rp. 200 ribu per orang juga diserahkan kepada dhuafa di sekitar lokasi. Salah satu penerima bantuan, Santenah, seorang nenek kelahiran 1945, merasa senang memiliki rumah yang bagus setelah proses pembangunan selama 15 hari dengan biaya sekitar Rp. 23 juta.
    (SB)
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini