Sabet Penghargaan Terbaik Jawa Timur, Pertumbuhan Investasi Kota Probolinggo -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    Sabet Penghargaan Terbaik Jawa Timur, Pertumbuhan Investasi Kota Probolinggo

    Monday, December 18, 2023, 12:07:00 AM WIB Last Updated 2023-12-17T17:07:57Z

    AESENNEWS.COM Probolinggo - Kota Probolinggo mengalami lonjakan pertumbuhan investasi yang mencolok. Realisasi pertumbuhan investasi dari tahun 2022 ke tahun 2023 pada triwulan I sampai III mencapai 272,53 persen. Dengan pencapaian ini, Kota Probolinggo berhasil menduduki peringkat ketiga di Jawa Timur, setelah Kota Pasuruan dan Kabupaten Tulungagung.


    Prestasi luar biasa ini diakui oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur. Mereka memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada Kota Probolinggo sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja Pertumbuhan Realisasi Investasi Terbaik di Jawa Timur Tahun 2023. Kepala DPMPTSP Kota Probolinggo, M Abas, menerima penghargaan tersebut dari Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Diah Wahyu Ermawati, di Surabaya pada Selasa (12/12).

    Berdasarkan data DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, dalam waktu satu tahun, realisasi pertumbuhan investasi di Kota Probolinggo melonjak dari Rp 116.884,78 menjadi Rp 435.428,30. Angka tersebut mencerminkan tingkat kepatuhan pengusaha di Kota Probolinggo dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di perusahaannya.


    DPMPTSP Kota Probolinggo giat berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan investasi dengan memberikan pembinaan, mengimbau, dan mendorong perusahaan untuk melaksanakan kewajibannya. "Kami memberikan fasilitasi kepada perusahaan terkait kendala dan permasalahan yang dihadapi. Sehingga perusahaan mendapat kemudahan perizinan, dan LKPM dianggap sebagai kewajiban pengusaha," ungkap Kepala DPMPTSP M Abas.


    Salah satu strategi yang diimplementasikan adalah memaksimalkan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik untuk pembinaan, seperti bimbingan teknis dan sosialisasi kepada pelaku usaha. DPMPTSP juga melakukan pengawasan inspeksi lapangan untuk memastikan pelaku usaha mematuhi instrumen kepatuhan berusaha, terutama terkait LKPM.


    Penerimaan penghargaan ini menjadi motivasi bagi Abas untuk lebih intensif berkomunikasi dan memberikan pembinaan kepada perusahaan-perusahaan di Kota Probolinggo. "Jika ada kendala, bersama-sama akan kami carikan solusi. Untuk perusahaan yang belum membuat laporan, agar segera membuatnya. LKPM juga tidak akan maksimal apabila tidak ada kesadaran perusahaan," tambah Kepala DPMPTSP.


    Dalam data DPMPTSP Kota Probolinggo, LKPM berasal dari non usaha mikro kecil (UMK) sebanyak 45 perusahaan yang memiliki 148 KBLI. Sementara UMK terdiri dari 43 perusahaan dengan 116 KBLI. KBLI merupakan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha yang dimiliki perusahaan atau disebut juga sebagai bidang usaha.

    (SB)


    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini