AESENNEWS.COM, PANDEGLANG -BANTEN, Program pembangunan yang di dapatkan dari pemerintah melalui Kementan serta dinas terkait oleh kelompok tani, yang sedang berjalan saat ini sedang dalam pengerjaan di Wilayah Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ,di duga tidak transparan ?
Bahkan dalam hal dugaan ini ,sudah terbit di salah satu media dengan judul tidak transfaransi pada publik
https://www.aesennews.com/2026/06/program-dam-parit-irigasi-serta-mbung.html
Sampai saat ini pun dari hasil pantauan di beberapa titik lokasi terlihat pengerjaan nya itu di duga kurang pengawasan seperti ada pasangan batu bundar tidak di belah dan semen nya pun kurang aduk dan selain itu tidak ada nya keterbukaan publik seperti terpasang nya papan informasi namun ini tidak ada di lokasi "
Kita bersama tim awak media upaya konfirmasi ke beberapa kelompok namun mereka tidak dapat menjelaskan secara terbuka bahkan mengarahkan kepada pihak ketiga serta lebih jelas nya ,silahkan langsung tanya ke kordinator penyuluhan saja pesan nya.
Awak media upaya kordinasi sekaligus minta hak jawab nya dari korluh Carita ,Kuswana " membenarkan hal tidak terpasang nya papan informasi dikarenakan di rencana anggaran biaya (RAB) nya tidak tertulis makanya Poktan tidak membuat atau mencetak itu ucapnya.
Masih di jelaskan ada kemungkinan pasangan yang tidak sesuai karena petugas ppl tidak sepenuh nya diam di lokasi mengingat banyak nya kegiatan tentang pertanian yang harus kami laksanakan pesanya melalui tlpn serta Whas Upp nya,Kuswana"
Terkait dugaan ini pun sempat dikomentari oleh pengamat pembangunan ,IS' sebetulnya kita harus transparan di setiap melaksanakan program pembangunan yang menggunakan anggaran dari bantuan pemerintah di bidang apapun termasuk proyek irigasi,dam parit serta proyek lain nya.
Dan hal itu pun pelaksanaan nya disamping memasang papan informasi juga harus mengikuti RAB serta arahan petunjuk pihak konsultan dan juga pendamping dari dinas terkait agar semua program berjalan sesuai harapan.
Dan dengan ada nya kurang keterbukaan untuk publik dalam hal ini di harap kan ke pihak dinas terkait agar turun serta memberikan teguran dan sangsi kepada pihak yang terkait di dalam nya tutup.IS"
Reporter : Tim
