-->

popunder

no-style

Maraknya Penipuan Jual Beli Kendaraan di Marketplace Facebook, Pimpinan Redaksi AESENNEWS.COM Menjadi Korban. Asep "Saya Koordinasikam dengan Polda Jabar"

AESENNEWS.COM
Saturday, July 4, 2026, 3:43:00 PM WIB Last Updated 2026-07-04T08:45:01Z
Aesennews.com, Cianjur, Sabtu, 4 Juli 2026 – Kasus penipuan berkedok jual beli kendaraan melalui Marketplace Facebook kembali marak. Modus pelaku yang meminta biaya pengiriman atau ongkos antar kendaraan sebelum transaksi selesai masih terus terjadi dan merugikan masyarakat.

Peristiwa tersebut dialami oleh Pimpinan Redaksi Aesennews.com, Asep Supriana Nugraha. Awalnya, Asep berniat membeli sebuah mobil yang ditawarkan melalui Marketplace Facebook. Setelah terjadi komunikasi dan kesepakatan, penjual meminta uang sebesar Rp300.000 dengan alasan sebagai biaya pengantaran kendaraan.

Karena meyakini transaksi tersebut, Asep kemudian mentransfer dana sebesar Rp300.000 ke akun e-wallet DANA dengan nomor 082228144015 atas nama Dedi Supriadi. Namun, setelah dana dikirimkan, kendaraan yang dijanjikan tidak pernah diantarkan dan pihak yang mengaku sebagai penjual sulit dihubungi.

Dalam percakapan, pelaku juga sempat memperlihatkan foto buku tabungan atas nama Dedi Supriadi dengan nomor rekening 348901076040536 pada salah satu unit BRI di wilayah Pangalengan. Pelaku bahkan mengaku bahwa rekening maupun akun DANA yang digunakan bukan miliknya, melainkan diperoleh dari pihak lain.
Menanggapi kejadian tersebut, Asep Supriana Nugraha menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya penyalahgunaan data pribadi.
"Sungguh sangat miris. Banyak oknum yang memperjualbelikan data pribadi seperti rekening dan data lainnya. Akibatnya, pemilik rekening yang sebenarnya bisa saja tidak mengetahui apa yang terjadi, tetapi justru ikut dirugikan," ujar Asep.

Asep juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jawa Barat guna menelusuri dugaan tindak pidana siber tersebut. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk penanganan terhadap nomor telepon maupun rekening yang diduga digunakan dalam aksi penipuan.
Menurut Asep, berdasarkan hasil penelusuran awal, pihaknya telah memperoleh sejumlah petunjuk digital yang mengarah kepada dugaan pelaku. Namun, seluruh informasi tersebut telah diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melakukan transaksi secara daring, terutama dalam jual beli kendaraan melalui media sosial maupun marketplace.
"Nilainya memang hanya Rp300 ribu, tetapi jika pelaku melakukan hal yang sama kepada banyak korban, tentu kerugian yang ditimbulkan akan sangat besar. Masyarakat jangan mudah percaya kepada penjual yang meminta uang muka atau biaya pengiriman tanpa adanya jaminan yang jelas," katanya.
Selain itu, Asep mengimbau masyarakat agar tidak pernah memperjualbelikan data pribadi, termasuk rekening bank, akun dompet digital, maupun nomor telepon. Penyalahgunaan identitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber dan berpotensi menimbulkan masalah hukum maupun kerugian bagi pemilik data.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masyarakat harus lebih waspada dalam bertransaksi secara online. Selalu lakukan verifikasi terhadap identitas penjual, usahakan bertemu langsung saat melakukan transaksi kendaraan, dan hindari melakukan pembayaran apa pun sebelum memastikan keberadaan barang yang akan dibeli
Komentar

Tampilkan

  • Maraknya Penipuan Jual Beli Kendaraan di Marketplace Facebook, Pimpinan Redaksi AESENNEWS.COM Menjadi Korban. Asep "Saya Koordinasikam dengan Polda Jabar"
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x