AESENNEWS.COM, Salahsatu Program Pemerintah Presiden RI Prabowo yang di unggulkan adanya ,Koprasi Merah Putih di seluruh desa yang ada di wilayah Indonesia itu wajib memiliki gedung kdmp salah satu nya di Desa Kadubelang Kecamatan Mekarjaya Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten .
Dalam hal ini hasil pantauan tim awak media dilapangan melihat gedung tersebut ,Topi atau kanopi nya ambruk dan hal ini di DUGA dalam pengerjaan nya asal serta adanya dugaan untuk bahan material nya tidak sesuai aturan speck yang ada ?
Dengan adanya kanopi ambrol serta dugaan tersebut ,Tim awak media ber upaya meminta komentar nya dari pihak kades ,serta pihak ketua pengurus kdmp dan pihak pelaksana pembangunan gedung kdmp desa Kadubelang -Mekar
jaya " Namun belum ada jawaban "
Ada komentar singkat dari kades kadu belang " Betul adanya dan saya tidak ikut campur yang jelas itu pelaksanaan gedung Kdmp dikerjakan sal-asalan yang penting jadi , pakta nya ambruk" bisa di lihat di lokasi dan untuk pengurus ketua kdmp Kadu belang itu pada mengundurkan diri hanya tinggal satu orang saja jelas nya.
Terkait ini pun hal bangunan topi kanopi ambrol di komentari juga oleh salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, sangat disayang kan pembangunan koprasi merah putih Baru juga di selesaikan belum dipergunakan sudah ambrol ucapnya
Masih di lanjut ada kemungkinan pembangunan tersebut memakai bahan material yang tidak sesuai atau abaikan aturan Speck RAB dan aneh nya padahal pengawasan dari pihak Babinsa sangat rutin tiap hari memantau pelaksanaan pekerjaan gedung tersebut tapi bisa kecolongan kesal nya
Anggaran besar hasil memotong dari dana desa tapi hasil nya belum dinikmati warga masyarakat sudah ambruk ,ini patut di pantau oleh pihak inspektorat dan pihak dinas terkait agar program kdmp ini tidak dijadikan ladang bisnis proyek sehingga ber kesan menghambur-hambur kan uang negara tutup nya .
Namun sampai Brita ini di terbitkan tim awak media belum mendapat kan hak jawab serta komentar nya dari pihak terkait " dan kami masih membuka ruang untuk hak jawab dan klarifikasinya yang akan kami tuangkan kembali di pemberitaan selanjut nya.
Reporter : Tim
