Isu Tunda Pemilu, Ketua Partai Buruh Sumut : Jangan Jadi Diktator Baru Menindas Rakyat -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    Isu Tunda Pemilu, Ketua Partai Buruh Sumut : Jangan Jadi Diktator Baru Menindas Rakyat

    Friday, February 17, 2023, 4:34:00 PM WIB Last Updated 2023-02-17T09:34:20Z

    Willy Agus Utomo:Ketua Partai Buruh Sumatera Utara


    Aesennews.com,Medan - Ketua Exco Partai Buruh Sumatera Utara (Sumut) Willy Agus Utomo menanggapi isu yang beredar berkenaan adanya gerakan yang mencoba menunda Pemilu 2024 mendatang, menurutnya hingga saat ini desas-desus tersebut belum ia ketahui dan tidak pernah mendengar secara langsung prihal penundaan pemilu tersebut.

    Kendati demikian, isu ini menurutnya harus ditanggapi serius, karena jika benar terjadi maka menjadi preseden buruk bagi demokrasi Indonesia pasca reformasi yang telah diperjuangkan oleh Rakyat selama ini.

    "Kami Partai Buruh pasti menolak tegas, jika ada pihak-pihak yang berencana menunda Pemilu 2024, jangan mengahalalkan segara cara untuk berkuasa, rakyat sudah cerdas, kita lawan," ujar Willy Agus Utomo kepada awak media di Medan.

    Untuk itu Willy mengajak semua elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa dan elit-eilit Partai Politik untuk konsisten dan kritis mengawal perhelatan demokrasi, agar sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan atau kata lain sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

    "Kami salah satu partai rakyat kecil yang baru saja lolos, berharap ada perubahan besar untuk rakyat di Pemilu 2024 mendatang," ungkapnya 

    Karena selama ini lanjut Willy, rakyat sudah lama mengaharapkan kesejahteraannya, maka di Pemilu ini Partai Buruh akan menyatukan suara-suara rakyat kecil, untuk menggunakan hak pilihnya secara baik dan benar untuk mewujudkan perubahan menuju cita-cita negara sejahtera (Welfare State).

    "Kalau ditunda Pemilu, maka makin panjang penderitaan rakyat, saat ini sembako mahal, lapangan pekerjaan minim, upah buruh murah, kesehatan dan pendidikan mahal, apa itu mau mereka, memperpanjang jerit tangis kemiskinan rakyat, jangan serakah dan rakus lah wahai para oknum pejabat negri ini," ketus Willy aktivis buruh  yang namanya masuk dalam daftar 10 tokoh buruh paling vokal di Indonesia versi survei Indonesia Indicator 2021 lalu.

    Guna mewanti-wanti hal tersebut, Willy mengatakan akan segera mensosialisasikan kepada seluruh kader partainya dan sosialisasi ke masyarakat dan tokoh masyarakat agar turut melakukan penolakan penundaan pemilu.

    "Bisa juga kami akan suarakan dalam aksi-aksi buruh, kami akan kawal demokrasi ini, jangan kembali ke masa orde baru, jangan jadi diktator baru untuk menindas rakyat," pungkasnya.(Dd)

    Partai Buruh Sumatera Utara
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini