Meregang Nyawa, Karyawan Artha Mulia Blok Terlindas Forklift Hingga Tewas -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    no-style

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    Meregang Nyawa, Karyawan Artha Mulia Blok Terlindas Forklift Hingga Tewas

    Thursday, October 19, 2023, 10:13:00 PM WIB Last Updated 2023-10-19T15:13:43Z

    Aesennews.com,Tangerang ~ Tingkat kecelakaan kerja diketahui makin meningkat di setiap tahunnya. Fakta ini harus menjadi pembelajaran bagi para perusahaan demi meminimalisir hal - hal yang tidak inginkan. 

    Mengingat keselamatan karyawan adalah tanggung jawab sepenuhnya bagi perusahaan. Maka sudah seharusnya perusahaan mengelola dan memelihara fasilitas serta peralatan dalam lingkungan kerja. 

    Aktivitas tersebut juga bisa dijadikan sebagai bentuk nyata perusahaan telah mentaati peraturan negara di mana karyawan harus selalu terlindungi.

    Dalam hal ini, perusahaan harus memiliki manajemen khusus yang secara nyata mengatur keselamatan para karyawannya. Sehingga adanya kecelakaan saat kerja dapat dihindari. Kamis, 19/10/2023.

    Perusahaan juga punya tanggung jawab penuh untuk menjamin keselamatan para karyawannya saat bekerja. Caranya dengan menyediakan peralatan keselamatan khusus demi melindungi karyawan dari kejadian tidak diinginkan.

    Namun, berbeda dengan CV. Artha Mulia Blok yang berlokasi di Desa Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Diduga perusahaan tersebut menutupi kecelakaan kerja karyawannya.


    CV. Artha Mulia Blok yang bergerak di bidang pembuatan paving blok, U-ditch, gorong-gorong dan lain - lain, telah memakan korban jiwa seorang karyawan harian lepas dalam kecelakaan kerja sampai meninggal dunia terlindas forklift. 18/10/2023.

    Berawal dari salah seorang warga yang menginformasikan adanya kecelakaan kerja di CV. Artha Mulia Blok yang menewaskan MD umur sekitar 40 Tahun. 

    "Kalo kamu pengin tahu, penyebabnya itu terlindas forklift sama si DB," jelasnya warga singkat melalui pesan whatsapp.

    Oleh sebab itu, untuk menggali informasi lebih lanjut Awak Media mendatangi pabrik tersebut untuk menanyakan peristiwa itu. 

    Khaerudin, staff marketing perusahaan membenarkan bahwa adanya kecelakaan kerja yang telah memakan korban jiwa. Kendati demikian dia tidak tau persis kronologi terjadinya peristiwa tersebut, karena sedang ada di ruangan kantor.

    "Saya di lokasi saat kejadian akan tetapi di dalam kantor dan tidak tahu awal mula kejadian, tiba - tiba karyawan pada berkerumun, lalu saya menghampirinya dan ternyata ada kecelakaan kerja," ujar Khaerudin saat ditemui Awak Media.


    Sayangnya pihak perusahaan atau karyawan tidak ada yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib, malah terkesan menutupi peristiwa itu, menurut keterangan staf perusahaan bahwasannya telah menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan.

    "Pihak perusahaan telah memberikan uang kerohiman sebesar Sepuluh Juta Rupiah (Rp.10.000.000) dan uang kompensasi sebesar Satu Juta Dua Ratus Limapuluh Ribu (Rp1.250.000) per bulan selama tiga tahun," ucap staff perusahaan.

    Lalu Awak Media, menginformasikan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah Polsek Pagedangan agar ditindaklanjuti.

    "Saya belum tahu bang, nanti di cari tahu dulu soalnya belum ada yang monitor, coba di tanyakan sama Babinkamtibmas dulu," kata Hambali Kanitreskrim Pagedangan.

    Dalam hal ini Pengawas Ketenaga kerjaan DISNAKER Kabupaten Tangerang, maupun Provinsi Banten belum di konfirmasi.
    ( Red. Prayitno/ Team )
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini

    Bisnis