Diduga Minim Pengawasan, Pemasangan Paving Blok Kini Menuai Sorotan -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    Diduga Minim Pengawasan, Pemasangan Paving Blok Kini Menuai Sorotan

    Sunday, December 17, 2023, 1:43:00 PM WIB Last Updated 2023-12-17T06:44:06Z
    AESENNEWS.COM, PANDEGLANG -  Proyek Pemasangan Paving Blok di Desa Muruy Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Banten. Diduga Minim Pengawasan 

    hal tersebut lantaran, secara teknis dalam pelaksanaan kegiatan tersebut nampak terlihat  Paving blok yang digunakan patah dan pecah diduga tetap dipasang. dan kini menuai sorotan sosial control

    Terpantau dilokasi Kegiatan. Urusan Penyelenggaraan PSU Permukiman paket pekerjaan pembangunan/Peningkatan kualitas PSU permukiman (jalan lingkungan) jl. Kp pakojan - pasir kalapa RT 02 RW 04 dengan Nomor kontrak 600/SPK.949.PDPP/Perkim-3/2023 melalui kontraktor pelaksana CV. PRIMASHANDI nilai Kontrak Rp. 186.850.000,- (seratus delapan puluh enam juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah) Sumber Dana  APBD Provinsi Banten 2023. Menurut informasi volume  panjang kurang lebih 178 dan Lebar 3 meter menuai pertanyaan. terlebih misalnya seperti HOK yang dinilai minim
     
    Dikatakan salah satu warga yang turut andil dalam kegiatan, Edi kepada awak media minggu.17/12/2023

    "Dari pertama kerja pemborong baru satu kali ke lokasi, soal upah diterima dengan harga delapan belas ribu rupiah namun kepada para pekerja lima belas ribu rupiah per meter. "tuturnya

    Saat dikonfirmasi pihak management CV tersebut kemudian, Jaenal melalui pesan watshapp

    "Yang pecah mah ga dipasang kali kang, nanti saya suruh ganti yang pecah dengan yang baik, masih proses pengerjaan belum selesai saya juga belum cek ke lokasi." jawabnya

    Saat ditanya mengenai HOK , namun pihak  management pun diduga bungkam terkesan seperti enggan merespon

    Kini awak media sedang upaya untuk meminta konfirmasi dan tanggapan Dinas terkait. sampai berita ini pun ditayangkan


    report: AP - Tim
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini