Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Diduga Rugikan Negara Ratusan Juta -->
  • Jelajahi

    Copyright © aesennews.com - Terarah Secara Aktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    available

    #'
    Loading...

    dlm artikel

    hr

    kris

    Iklan

    Close Ads Here
    -->
    Close Ads Here
    -->

    Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Diduga Rugikan Negara Ratusan Juta

    Thursday, January 18, 2024, 1:48:00 PM WIB Last Updated 2024-01-23T06:28:04Z

     


     



    Kebun Tebu | AESENNEWS.COM |Proyek Pembangunan rehabJaringan Irigasi Diwilayah kebun tebu melalui Dinas ( BPBD ) Lampung Barat dengan angaran Rp. 1.025.520.213 diduga Merugikan Negara ratusan juta Rupiah.



    Menurut Gunawan anggota LSM Pemuda Lambar Bersatu ( PLB ) dugaan korupsi yang merugikan negara ratusan juta rupiah. dengan nomor kontrak 306/05IV.06/KTR-RR.3/RR/2023, dimulai pada tanggal 05 Juli 2023, dengan waktu pelaksanaan 175 hari kalender, sumber dana APBD , dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV.PEPULAU RAYA.



    Menurutnya banyak Kejanggalan kejanggalan dalam proyek ini misalnya tidak di cantumkan apa gak pake konsultan pengawas?.kemudian dari lantai siringini cuma pakai pasir saja terangnya. 


    Dia menambahkan untuk lantai harus nya beton mutu minimal k 100.dia menduga ini mereka kerja gak pake jobmix makanya terkesan asal asalan."saya berharap pihak inpektorat turun ke lapangan untuk mengechek kondisi proyek di lapangan teranya.


    Kegiatan, serta tidak sesuainya pekerjaan bangunan dengan spesifikasi teknis dan gambar rencana.


    "Inikanproyek milyaran masak konsultan pengawas nya gak di cantumkan apa gak pake konsultan pengawas ?

    Kemudian saya lihat dari lantai siring nya ini Cuma pakai pasir saja, setau saya kalua untuk lantai kan harus nya pakai beton mutu minimal k100 Dia menduga ini mereka kerja gak pake jobmix makanya terkesan asal asalan.


    "saya berhrap pihak dinas marga,turun ke lapangan untuk mengechek kondisi proyek di lapangan tutupnya.



    Penulis: kaperwil propinsi - Tim

    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini