AESENNEWS.COM, PANDEGLANG–BANTEN, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kabupaten Pandeglang, H. Rudiyanto, S.H. mangkir saat Audiensi yang diselenggarakan oleh ormas Bppkb dan Ppbni Satria Banten yang digelar hari ini Selasa (19/5/26).
Tujuan Audiensi tersebut sejatinya membahas carut marut persoalan pengelolaan retribusi parkir tepi jalan, mal admistrasi hingga kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Dpc Bppkb kabupaten Pandeglang, Ahmad Khotib, S.E, mengaku kecewa, dengan ketidakhadiran Rudiyanto yang dinilai tidak menghargai undangan audiensi yang sudah dibuat jauh jauh hari, padahal dengan tidak hadirnya Rudiyanto jelas berarti dia mau menghindar dari persoalan yang terjadi di Dishub.
Audiensi hari ini akhirnya dibatalkan karena Kadishub mangkir dan dianggap kadis bermental banci, untuk itu kedua ormas tersebut menjadwalkan Aksi dengan Ribuan Jumlah masa diminggu depan.
Ormas tersebut menyampaikan kekecewaannya, audiensi yang dihadiri ratusan masa tersebut akhirnya bubar setelah ada komando dari pimpinan DPC masing-masing untuk membubarkan pasukan.
Akibat ketidakhadiran Kadishub, 2 orang utusan Dinas Perhubungan yang mewakili akhirnya tidak dianggap dan Audiensi pun dibatalkan. Ratusan anggota Ormas BPPKB dan PPBNI Satria Banten yang sudah menunggu lama tampak kecewa dan memilih bubar serta merencanakan aksi besar besaran yakni ke Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang, Kantor Bupati dan juga kantor DPRD kabupaten Pandeglang dengan jumlah masa Ribuan karena akan melibatkan seluruh pengurus DPC, Dpac Bppkb dan seluruh DPC dan Dpac Ppbni se-kabupaten Pandeglang.
Ketua Dpc Ppbni Satria Banten, Haerudin, menambahkan Dinas sudah tidak menghargai itikad baik kami untuk Beraudiensi, untuk itu tunggu saja Ribuan masa dari Ormas BPPKB dan PPBNI Satria Banten untuk menggruduk Dinas Perhubungan, Kantor Bupati Hingga Dprd karena kami anggap mereka bermentalkan banci yang tidak bisa secepatnya membereskan persoalan yang terjadi di Dishub Pandeglang. Singkatnya.
Reporter : Cep.S.-Tim
