AESENNEWS.COM, YOGYAKARTA — Sebanyak 45 Kehilat Pemulihan Indonesia (KPI) dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Fellowship Kehilat Pemulihan Indonesia 2026 yang berlangsung di Hotel Fortuna Suites Malioboro, Yogyakarta, Senin–Rabu, 24–26 Agustus 2026.
Fellowship tahun ini mengangkat tema “Berakar dalam Firman, Bertumbuh dalam Iman, Berbuah dalam Kasih.” Tema tersebut didasarkan pada Tehillim/Mazmur 1:2-3, 2 Kepha/Petrus 3:18, serta Galatyah/Galatia 5:22-23.
Kegiatan pada hari pertama, Senin (24/8), diawali dengan pendaftaran ulang peserta dan coffee break pada pagi hari. Acara kemudian memasuki agenda pembukaan yang diisi dengan pujian pembukaan oleh Bapak Theo Hattu, Sekretaris Umum KPI Pusat.
Dalam rangkaian pembukaan tersebut, Ketua Sinode KPI, Pdt. Lukas Sutrisno, menyampaikan sambutan sekaligus mengapresiasi kehadiran para gembala KPI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam pesannya, Pdt. Lukas mengingatkan agar fellowship menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan bukan menjadi ruang pertentangan akibat adanya perbedaan pemahaman di antara peserta.
Ia mengajak para gembala untuk memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai kesempatan saling melepas rindu, saling menopang, dan saling memberikan dukungan dalam pelayanan.
Menurutnya, setiap pelayanan tentu menghadapi berbagai hambatan dan tantangan. Karena itu, para pelayan perlu membangun kebersamaan agar dapat saling menguatkan dalam menjalankan tugas pelayanan.
Pdt. Lukas juga mendorong seluruh gembala KPI agar semakin intensif memberitakan Injil. Ia mengingatkan bahwa pelayanan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh karena waktu terus berjalan.
“Kita berpacu dengan waktu,” menjadi salah satu penekanan dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mendorong jemaat untuk beribadah secara langsung di kehilat. Menurutnya, kehadiran dalam ibadah tidak cukup hanya melalui streaming, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan persekutuan secara nyata.
Setelah sambutan Ketua Sinode, rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan agenda saling memperkenalkan diri para gembala yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.
Tiga Pesan Utama
Tema fellowship tahun ini dirangkum dalam tiga bagian utama.
Berakar dalam Firman, berdasarkan Tehillim/Mazmur 1:2-3, menggambarkan kehidupan orang yang menjadikan Torah YHWH sebagai kesukaan dan terus merenungkannya. Kehidupannya diibaratkan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya.
Bertumbuh dalam Iman, berdasarkan 2 Kepha/Petrus 3:18, mengingatkan setiap orang percaya untuk terus bertumbuh dalam anugerah dan pengetahuan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yeshua HaMashiach.
Sementara itu, Berbuah dalam Kasih, berdasarkan Galatyah/Galatia 5:22-23, menekankan buah Roh berupa kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, iman, kelemahlembutan, dan pengendalian diri.
Agenda Selanjutnya
Berdasarkan susunan acara yang telah ditetapkan, rangkaian fellowship masih akan berlanjut hingga Rabu (26/8).
Pada Selasa (25/8), peserta dijadwalkan mengikuti evaluasi kerja/ForKom, coffee break, sidang pleno, serta penyusunan program kerja KPI berdasarkan hasil pleno. Agenda kemudian dilanjutkan dengan doa pengutusan dan foto bersama.
Pada sore harinya, peserta dijadwalkan melakukan persiapan untuk Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang akan berlangsung pada malam hari.
Sementara pada Rabu (26/8), kegiatan dijadwalkan diawali dengan persiapan checkout dan sarapan sebelum peserta mengikuti agenda wisata bersama sebagai penutup rangkaian fellowship.
Selain menjadi forum evaluasi dan penyusunan program pelayanan, Fellowship KPI 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antargembala dan memperbarui komitmen bersama dalam menjalankan pelayanan.
Semangat tersebut juga tercermin dalam Mars KPI, yang mengajak seluruh anggota Kehilat Pemulihan Indonesia untuk memenuhi panggilan Amanat Agung, mencari jiwa-jiwa yang tersesat, bekerja bersama dalam kesatuan, saling mengasihi, menaati Firman, dan menjadi terang bagi dunia.
Fellowship 2026 di Yogyakarta pun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pertemuan para gembala, tetapi menjadi momentum untuk berakar semakin kuat dalam Firman, bertumbuh dalam iman, dan menghasilkan buah dalam kasih di tengah pelayanan KPI di seluruh Indonesia.
(rt / rgy)
