AESENNEWS.COM, PANDEGLANG -BANTEN, Dalam pelaksanaan program pembangunan revitalisasi yang di dapatkan oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) 4 di Wilayah Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten,Diduga tidak mengikuti aturan dinas dan keluar dari Speck RAB.
Terpantau dilokasi mulai dari pengerjaan revitalisasi ruang kelas tersebut mulai pembongkaran atap hingga pemasangan krangka baja dan pelapon terlihat para pekerja telah meng abaikan untuk keselamatan kerja.
Seperti APD mulai dari ,Helm ,Rompi, Sarung tangan hingga sepatu boot itu tidak di gunakan alias di abai kan bahkan di duga ukuran ketebalan PPC pas atau KW,misalnya merek Holo UK.0,35 Mm tapi yang di pasang UK.022 Mm.
Sedangkan di liat dari papan anggaran yang terpampang itu jelas lumayan besar untuk ruang 6 kelas Rp.598.320.000 dan untuk Rehab mck dan sanitasi nya Rp.67.206.000 ,dan biaya pemeliharaan lingkungan Rp.5.054.000 jumlah keseluruhan anggaran Revit Rp .670.580.000 ( Enam ratus tujuh puluh juta ,Lima ratus delapan puluh ribu rupiah ) .
Dari hasil monitoring tim awak media di lapangan serta sekaligus konfirmasi dengan pihak sekolah serta pengawas dan ketua panitia tim P2SP SMP 4 Saketi belum ada kejelasan jawaban yang kita pertanyakan terkait hal-hal dugaan di atas.
Untuk itu awak media masih menunggu hak jawab nya dengan Ter buka lebar yang akan kita tuangkan kembali jawaban klarifikasinya di pemberitaan selanjut nya.
Reporter : Tim
