-->

popunder

no-style

Dicianjur pengrajin tahu tempe mogok produksi, protes terhadap kedelai yang meroket.

AESENNEWS.COM
Friday, February 25, 2022, 7:13:00 AM WIB Last Updated 2022-02-25T00:28:56Z
AESENNEWS.com, Cianjur- dilansir dari berbagai sumber terpercaya menginformasikan bahwa dalam waktu dekat harga kedelai melambung tinggi yang akan berdampak pada pengrajin produksi tahu dan tempe. saat ini di beberapa pasar tradisional di wilayah kabupaten cianjur serentak mogok berjualan dalam upaya protes terhadap melonjaknya harga kedelai yang membuat pedagang tahu dan tempe menjerit.  

Hugo Siswanto Ketua Kopti Kab. Cianjur membenarkan bahwa ada sebanyak 211 pengrajin tahu dan tempe yang terdaftar di kopti kab cianjur sudah tiga hari berlalu berhenti berjualan tahu tempe, namun para penjual sudah mogok berjualam sejak tanggal(21/2/22) mungkin diperkirakan sampai (24/2/22) aksi mogok berjualan ini.  

Bukan tanpa alasan para pengrajin dan pedagang mogok kerja yakni bentuk protes terhadap harga kedelai yang meroket sejak beberapa hari yang lalu.  

Hugo mengungkapkan bahwa harga kedelai saat ini meroket yang biasanya harga kisaran Rp. 9600/kg, namun sekarang menjadi Rp.  11.000-11,500/kg bahkan ada yang lebih dari itu, dan itu sangat memberatkan  pengrajin tahu tempe,  ungkapnya.  

Jujun (35) salah satu pedagang/penjual tahu tempe di pasar ciranjang mengatakan aksi mogok berjualan untuk memprotes kepada pemerintah terhadap harga kedelai yang melambung,  diharapkan pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini,  minyak mahal dan langka sekarang ditambah harga kedelai yang meroket, harapan saya sih semoga pemerintah cepat tanggap dan ambil solusi, supaya pedagang kecil dan pengrajin tidak terpuruk,  ungkapnya kepada media pada (24/2/22).(red) 
Komentar

Tampilkan

  • Dicianjur pengrajin tahu tempe mogok produksi, protes terhadap kedelai yang meroket.
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x