-->

popunder

no-style

Perayaan Shabat dan Hari Raya Habikurim di KPI Beit Simcha Bandung Berlangsung Penuh Sukacita*

Saturday, April 4, 2026, 9:50:00 PM WIB Last Updated 2026-04-04T14:50:53Z
AESENNEWS.COM, BANDUNG -Sabtu, 4 April 2026 — Jemaat KPI (Kehilat Pemulihan Indonesia) Beit Simcha Bandung merayakan ibadah Shabat sekaligus Hari Raya Habikurim (Buah Sulung / Firstfruits) yang jatuh pada 16 Nisan 5786, pada Sabtu (4/4). Ibadah berlangsung dengan penuh sukacita dan kekhidmatan di lingkungan Rumah Makan Alam Desa, Jalan Nanarohana No. 60, Bandung.

Perayaan ini didasarkan pada perintah Tuhan dalam Imamat 23:9–14, di mana bangsa Israel diperintahkan untuk mempersembahkan buah sulung hasil panen sebagai ungkapan syukur, pengakuan bahwa Tuhan adalah sumber berkat, serta iman akan penyertaan Tuhan atas panen berikutnya.

Ibadah dimulai pada pukul 14.00 WIB dengan doa pembukaan dan penyembahan yang dipimpin oleh Ibu Gembala, Ibu Rose, didampingi oleh para singer, yaitu Ibu Hermina dan Ibu Ely. Suasana pujian semakin hidup dengan dukungan musik dari Yoshua dan tim, serta pelayanan tamborin oleh Daneilla, Yosiana, dan Priscila.

Firman Tuhan disampaikan oleh Gembala Jemaat, Bapak Pdt. Jimmie Yohanes Sebastian, yang menguraikan makna mendalam dari Hari Raya Habikurim. Dalam khotbahnya, disampaikan bahwa Habikurim bukan sekadar tradisi mempersembahkan hasil panen pertama, tetapi mengandung prinsip rohani yang kuat, yaitu memberikan yang pertama dan terbaik kepada Tuhan.

Lebih jauh dijelaskan, dalam penggenapan Perjanjian Baru, Yeshua disebut sebagai “buah sulung” dari kebangkitan (1 Korintus 15:20), yang menjadi jaminan bagi umat percaya akan kehidupan kekal. Dengan demikian, makna Habikurim relevan bagi kehidupan orang percaya saat ini, yakni menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup.

Setelah penyampaian firman, acara dilanjutkan dengan kuis Alkitab yang diikuti seluruh jemaat dengan penuh antusias. Kuis ini memperebutkan empat hadiah dan menjadi momen kebersamaan yang penuh kegembiraan.

Sebagai penutup, setiap keluarga jemaat menerima bingkisan buah-buahan sebagai simbol perayaan buah sulung. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah, mempererat kebersamaan seluruh jemaat.

Melalui perayaan ini, jemaat diingatkan kembali akan pentingnya memberikan yang pertama bagi Tuhan, sebagai wujud iman dan ucapan syukur atas segala berkat-Nya.

(rt / rgy)
Komentar

Tampilkan

  • Perayaan Shabat dan Hari Raya Habikurim di KPI Beit Simcha Bandung Berlangsung Penuh Sukacita*
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x