-->

PJ Bupati Purwakarta

#'

no-style

Hukum Pidana; Pengertian, Prinsip-Prinsip dan Peran Hukum Pidana

AESENNEWS.COM
Sunday, April 7, 2024, 10:26:00 AM WIB Last Updated 2024-04-07T03:26:57Z

AESENNEWS.COM, Hukum, - Hukum pidana merupakan salah satu cabang hukum yang memiliki peran penting dalam menjaga keadilan, ketertiban, dan perlindungan terhadap masyarakat dari tindakan kriminal. Dalam kerangka hukum pidana, aturan dan sanksi diberlakukan untuk menegakkan norma-norma yang dianggap penting bagi keamanan dan kesejahteraan umum. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai hukum pidana, peran serta prinsip-prinsipnya.

Pengertian Hukum Pidana

Hukum pidana adalah bagian dari sistem hukum yang mengatur tindakan-tindakan yang dianggap sebagai kejahatan atau pelanggaran hukum pidana. Tujuan utama dari hukum pidana adalah untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam masyarakat dengan menetapkan sanksi bagi pelaku kejahatan sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakan mereka.

Prinsip-prinsip Hukum Pidana

  1. Asas Legalitas: Menurut prinsip ini, tidak ada tindakan pidana yang dapat dikenakan sanksi kecuali telah ditetapkan dalam undang-undang. Artinya, seseorang tidak dapat dihukum atas tindakan yang bukan merupakan pelanggaran yang diatur dalam undang-undang.

  2. Asas Kesalahan: Prinsip ini menyatakan bahwa seseorang hanya dapat dihukum jika melakukan tindakan pidana dengan kesalahan yang disengaja atau kelalaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

  3. Asas Proporsionalitas: Hukuman yang diberikan haruslah sebanding dengan kejahatan yang dilakukan. Prinsip ini menghindari penyalahgunaan kekuasaan oleh penegak hukum dalam memberikan hukuman yang terlalu berat atau terlalu ringan.

  4. Asas Humanitas: Prinsip ini menekankan perlunya hukuman yang manusiawi dan tidak melanggar martabat manusia. Tujuannya adalah untuk mendidik dan merehabilitasi pelaku kejahatan, bukan hanya menghukum atau menghukum mati.

Peran Hukum Pidana dalam Masyarakat

  1. Perlindungan Masyarakat: Hukum pidana bertujuan untuk melindungi masyarakat dari tindakan kriminal yang dapat membahayakan keamanan dan kesejahteraan umum.

  2. Penegakan Keadilan: Dengan memberikan sanksi kepada pelaku kejahatan, hukum pidana memastikan bahwa keadilan ditegakkan dalam masyarakat. Setiap individu harus bertanggung jawab atas tindakannya sesuai dengan norma-norma yang berlaku.

  3. Mencegah Tindakan Kriminal: Ancaman hukuman pidana diharapkan dapat menjadi deterrent bagi individu untuk melakukan tindakan kriminal. Melalui efek jera, hukum pidana berperan dalam mencegah terjadinya kejahatan di masa mendatang.

  4. Rehabilitasi dan Resosialisasi: Selain memberikan hukuman, hukum pidana juga memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk direhabilitasi dan diresosialisasi kembali ke dalam masyarakat. Tujuan rehabilitasi adalah agar pelaku kejahatan dapat kembali menjadi anggota yang produktif dan berkontribusi dalam masyarakat.

Kesimpulan

Hukum pidana merupakan instrumen penting dalam menjaga keadilan, ketertiban, dan perlindungan dalam masyarakat. Dengan mengikuti prinsip-prinsipnya yang mendasar, hukum pidana tidak hanya bertujuan untuk menghukum pelaku kejahatan, tetapi juga untuk mencegah terjadinya kejahatan, melindungi masyarakat, serta merehabilitasi pelaku kejahatan agar dapat kembali menjadi anggota yang produktif dalam masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman akan hukum pidana dan peran serta prinsip-prinsipnya sangatlah penting bagi terciptanya masyarakat yang adil dan aman.


Penulis : Asep Supriana Nugraha

Komentar

Tampilkan

  • Hukum Pidana; Pengertian, Prinsip-Prinsip dan Peran Hukum Pidana
  • 0

Terkini

layang

.

social bar

social bar

Topik Populer

Iklan

Close x