-->

popunder

no-style

Desa Kaungcaang Realisasikan DD Tahun 2025 Tahap Dua BUMDes, Fokus pada Sektor Pertanian dengan Penanaman 2.000 Pohon Pisang

Thursday, November 13, 2025, 11:19:00 AM WIB Last Updated 2025-11-13T04:19:48Z
AESENNEWS.COM, PANDEGLANG - Desa Kaungcaang, Kecamatan Cadasari  Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Desa Kaungcaang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pada tahap dua tahun ini, BUMDes Kaungcaang memfokuskan realisasi kegiatan di sektor pertanian, dengan menanam sebanyak 2.000 pohon pisang di  lahan Tanah Bengkok  produktif milik desa KaungcaangKKaungcaang.Kamis (13-11-2025)

Langkah ini merupakan bagian dari strategi desa untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal. Kepala Desa Kaungcaang,Humaedi,dalam sambutannya, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi pertanian yang ada di wilayahnya.

Menurutnya, Desa Kaungcaang memiliki kondisi tanah yang subur dan cocok untuk tanaman pisang. Karena itu, sektor ini dipilih sebagai fokus utama tahap dua realisasi BUMDes. “Kami melihat peluang besar dari komoditas pisang. Selain mudah dibudidayakan, hasilnya juga memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Kepala Desa dengan penuh optimisme.

Penanaman 2.000 pohon pisang ini dilakukan  oleh masyarakat bersama pengurus BUMDes. Lahan yang digunakan Kurang Lebih 4 Hektar,titik Lokasi strategis yang telah melalui tahap survei dan verifikasi. Setiap kelompok tani mendapatkan jatah bibit sesuai luas lahan dan kemampuan perawatan masing-masing.

Ketua BUMDes Kaungcaang Dedi, menjelaskan bahwa bibit pisang yang digunakan merupakan varietas unggul dengan potensi panen cepat dan hasil buah berkualitas. Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan usaha pertanian terpadu yang melibatkan masyarakat secara langsung, dari penanaman hingga pemasaran hasil panen.

“Melalui program ini, kami tidak hanya menanam pisang, Cabe,dan Mentimun,Dengan menanam harapan. Ke depan, BUMDes akan membentuk unit usaha pengolahan pisang agar nilai jualnya meningkat, seperti produk keripik pisang atau olahan lainnya,” ungkap Ketua BUMDes.

Antusiasme warga tampak jelas sejak tahap awal pelaksanaan. Banyak petani yang menyambut baik program ini karena melihat peluang jangka panjang. Selain membuka lapangan kerja, kegiatan ini juga diharapkan menjadi solusi bagi lahan-lahan tidur yang sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal.

Tidak hanya fokus pada penanaman, pemerintah desa juga menyiapkan pendampingan teknis melalui pelatihan budidaya pisang yang melibatkan penyuluh pertanian setempat. Para petani dibekali ilmu tentang cara pemupukan, pengendalian hama, hingga strategi pemasaran hasil panen agar kegiatan ini berjalan berkelanjutan.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk kecamatan dan dinas pertanian kabupaten, yang melihat langkah Desa Kaungcaang sebagai contoh konkret pemberdayaan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Mereka berharap, keberhasilan program ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Cadasari.

Jika berjalan sesuai rencana, tanaman pisang ini diperkirakan mulai berbuah dalam waktu 8 hingga 12 bulan mendatang. Hasil panennya akan menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes sekaligus memberikan keuntungan langsung bagi warga yang terlibat.

Dengan realisasi tahap dua ini, Desa Kaungcaang menegaskan diri sebagai desa yang aktif, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, harapan besar tumbuh seiring tumbuhnya 2.000 pohon pisang yang menjadi simbol kemajuan ekonomi desa.(Cep red)
Komentar

Tampilkan

  • Desa Kaungcaang Realisasikan DD Tahun 2025 Tahap Dua BUMDes, Fokus pada Sektor Pertanian dengan Penanaman 2.000 Pohon Pisang
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x