AESENEWS.COM,PANDEGLANG –BANTEN, Di Kabupaten Pandeglang Kepala Desa Munjul, Iip Suramiharja, menyampaikan surat terbuka kepada seluruh warga desa sebagai bentuk transparansi atas kondisi keuangan desa yang mengalami penurunan signifikan. Dalam surat tersebut, ia mengungkapkan bahwa Dana Desa yang diterima tahun ini hanya sekitar sepertiga dibandingkan tahun sebelumnya.Jum'at (27-02-2026)
Surat yang ditulis dengan nada jujur dan penuh keprihatinan itu memuat permohonan maaf kepada masyarakat karena pemerintah desa tidak lagi mampu menjalankan sejumlah program seperti tahun-tahun sebelumnya.
Beberapa program yang terdampak antara lain pembangunan dan perbaikan jalan desa, rehabilitasi saluran irigasi pertanian, pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk posyandu, penyediaan akses wifi gratis bagi warga, hingga penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dalam jumlah yang sama seperti sebelumnya. Bahkan, dalam kondisi darurat seperti bencana, pemerintah desa mengakui tidak dapat lagi bergerak maksimal akibat keterbatasan anggaran.
“Sepertiga anggaran, namun harapan warga tetap utuh,” demikian salah satu bagian isi surat yang menggambarkan beratnya beban moral pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Iip Suramiharja menegaskan bahwa penurunan pelayanan bukan karena berkurangnya kepedulian atau komitmen aparatur desa, melainkan semata-mata akibat realitas fiskal yang harus dihadapi bersama. Ia memastikan bahwa sisa anggaran yang ada akan dikelola secara jujur, terbuka, dan seadil-adilnya.
Dalam surat tersebut, pemerintah desa juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong. Menurutnya, ketika anggaran berkurang, solidaritas dan kebersamaan warga tidak boleh ikut melemah.
Fenomena pengurangan Dana Desa ini diperkirakan tidak hanya terjadi di Desa Munjul, tetapi juga berpotensi dirasakan oleh banyak desa di berbagai daerah. Dampaknya dapat memengaruhi pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan dasar, hingga perlindungan sosial di tingkat desa.
Di akhir suratnya, Kepala Desa Munjul menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh warga atas keterbatasan pelayanan yang terjadi, seraya berharap doa, kesabaran, serta dukungan masyarakat agar desa tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan yang ada.
Langkah penyampaian surat terbuka ini dinilai sebagai bentuk akuntabilitas publik sekaligus upaya menjaga kepercayaan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah desa.
Reporter : Ab -Tim
