AESENNEWS.COM, BANDUNG- Di dunia yang mendorong kita untuk selalu jadi nomor satu, ada sebuah prinsip hidup yang justru mengajarkan hal sebaliknya:
tidak semua harus dimulai dari diri sendiri.
Ada urutan sederhana yang bisa mengubah cara kita menjalani hidup:
Tuhan yang pertama, sesama yang kedua, dan diri sendiri yang ketiga.
Kedengarannya sederhana, tetapi tidak selalu mudah dilakukan.
Pertama: menempatkan Tuhan sebagai pusat hidup.
Artinya kita belajar mengandalkan Dia, bukan hanya mengandalkan kekuatan dan pemikiran sendiri. Saat kita memberi ruang bagi Tuhan untuk memimpin, hidup terasa lebih terarah dan tidak mudah goyah.
Kedua: mengutamakan sesama.
Hidup bukan hanya tentang diri sendiri. Ketika kita mulai peduli, mau mendengar, dan membantu orang lain dengan tulus, kita sedang menghadirkan kebaikan yang nyata di sekitar kita.
Ketiga: belajar merendahkan diri.
Bukan berarti kita tidak berharga, tetapi kita tidak harus selalu menjadi pusat perhatian. Kita belajar mengendalikan ego, tidak selalu ingin diutamakan, dan rela berbagi ruang bagi orang lain.
Menariknya, ketika kita tidak lagi terobsesi menjadi yang pertama, hidup justru terasa lebih ringan. Ada damai, ada kelegaan, dan ada makna yang lebih dalam.
Hari ini, mari kita bertanya pada diri sendiri:
apa yang sebenarnya kita tempatkan di urutan pertama?
Karena dari situlah arah hidup kita akan ditentukan.
Doa :
Tuhan, ajarku menata hidup dengan benar. Mampukan aku untuk mengutamakan-Mu, peduli kepada sesama, dan tidak dikuasai oleh ego. Pimpin langkahku agar hidupku membawa kebaikan bagi banyak orang.
Amin.
Reporter : ( Rt/Tgry)
