-->

popunder

no-style

Lukman Nurhakim: Menjalani Proses dan Belajar Menerima Arah Hidup

AESENNEWS.COM
Wednesday, April 29, 2026, 7:27:00 PM WIB Last Updated 2026-04-29T12:27:35Z


AESENNEWS.COM, Bandung  Pada 17 April 2026, kisah reflektif tentang perjalanan menerima arah hidup datang dari seorang mahasiswa yang aktif berproses dalam dunia organisasi. Lukman Nurhakim, yang akrab disapa Lukman, dikenal sebagai Program Manager di Aksara Rembaka ID yang menjalani perannya dengan pendekatan sederhana namun penuh makna.


Dalam kesehariannya, Lukman dikenal sebagai pribadi yang tenang dan reflektif. Ia menikmati hal-hal sederhana seperti bermain gim serta berjalan kaki sambil mengamati aktivitas di sekitarnya. Baginya, momen-momen kecil tersebut menjadi ruang untuk memahami kehidupan dengan lebih dalam.


Lukman memandang hidup tidak selalu harus berjalan sesuai rencana yang pasti. Ia memilih untuk menjalani setiap proses dengan kesadaran, sambil terus belajar memahami arah yang ingin dituju. Di balik sikapnya yang santai, terdapat perjalanan hidup yang penuh tantangan yang justru membentuk karakter dirinya saat ini.


Salah satu fase yang paling berpengaruh dalam hidupnya adalah ketika ia mengalami kegagalan dalam meraih perguruan tinggi negeri, meskipun sebelumnya dikenal sebagai siswa berprestasi. Tidak hanya itu, ia juga sempat mengulang perjalanan kuliah setelah dua semester berjalan. Pengalaman tersebut menjadi titik balik penting yang membawanya pada proses penerimaan diri.


Dari pengalaman tersebut, Lukman belajar untuk tidak lagi mendefinisikan dirinya semata dari pencapaian. Ia juga mulai memahami pentingnya keberanian, khususnya dalam membangun interaksi dengan orang lain. Nilai hidup yang ia pegang adalah menjaga kepercayaan serta perasaan orang di sekitarnya sebuah prinsip sederhana yang ia yakini memiliki dampak besar dalam kehidupan sosial maupun profesional.


Pertemuan Lukman dengan Aksara Rembaka menjadi salah satu titik penting dalam proses pertumbuhannya. Di fase ketika ia mulai menerima kegagalan, komunitas ini menjadi ruang untuk belajar dan berkembang, terutama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri.


Salah satu pengalaman berharga baginya adalah ketika pertama kali dipercaya menjadi MC dalam kegiatan sosial. Momen tersebut menjadi langkah awal yang mendorongnya untuk berani mengambil peran serupa di lingkungan kampus.


Dalam perannya sebagai Program Manager, Lukman berkontribusi dalam menyusun konsep kegiatan, mengatur alur diskusi, serta mengelola data. Ia juga mulai memahami pentingnya sistem dan struktur dalam bekerja, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan yang efektif.


Meski demikian, Lukman menyadari bahwa proses menemukan arah hidup tidak selalu berjalan cepat. Ia mengakui bahwa hingga saat ini, dirinya masih dalam tahap pencarian dan pendalaman potensi diri. Namun, hal tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti melangkah.


Bagi Lukman, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, melainkan tentang siapa yang tetap berjalan meskipun belum sepenuhnya mengetahui arah. Ia percaya bahwa setiap individu akan menemukan jalannya masing-masing selama terus berproses.


Dengan prinsip “jalani, nikmati, dan syukuri,” Lukman menjalani hidup dengan sederhana namun penuh kesadaran. Dalam ketidakpastian, ia justru menemukan makna bahwa bertumbuh tidak selalu harus terlihat besar, yang terpenting adalah terus bergerak dan tidak berhenti berproses.

Komentar

Tampilkan

  • Lukman Nurhakim: Menjalani Proses dan Belajar Menerima Arah Hidup
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x