AESENNEWS.COM, PANDEGLANG- BANTEN.Warga masyarakat berjibaku untuk memperbaiki jalan program Dana Desa (DD) yang melintas di wilayah nya dengan anggaran biaya hasil swadaya iuran masing-masing ,Kepala Keluarga dikenakan sebesar Rp.20.000 (Dua Puluh Ribu Rupiah ) dan ini di Duga Pemdes Kadu Dampit Kecamatan Saketi -Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dugaan Kurang Peduli dan Bebankan pada warga nya.Jum'at (05-06-2026)
Hal ini terpantau Tim awak media sebagai Kontrol Sosial "di lokasi yang sekaligus meminta komentar warga setempat,tepat nya jalan vaving bloc yang rusak dan sedang di perbaiki warga itu di Kp.Cibilur -Kadudampit.
Salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya memberikan jawaban ,Betul kita memperbaiki jalan ini dengan hasil swadaya dana nya yang kita beban kan per KK Rp.20.000,- karena kami ingin jalan baik dan hal untuk pemerintahan desa sendiri belum ada turun ke lokasi ataupun memberikan bantuan ucapnya.
Dari hal ini tim kontrol sosial dan sekaligus pemerhati pembangunan di wilayah Pandeglang Banten - Sarfin S .Upaya meminta komentar nya ke pihak pemdes setempat (Kadudampit) namun pihak Kades tidak ada jawaban nya,yang ada komentar dari pihak ketua BUMDES yang sekaligus Suami dari Bu Kades Kadu Dampit .Begini jawab ban singkat nya" Bagus lah itu merasa memiliki ,memperbaiki jalan nya sendiri !
Dalam hal ini akhir nya yang jadi pertanyaan 'Bagaiman pihak desa sampai masyarakat kp.cibilur- menambal jalan vaving block yang rusak sampai iuran hingga gotong royong tanpa pihak pemdes ? Dan Kemana Anggaran untuk Perbaikan nya ?
Masih di lanjut dengan jawaban seperti di atas ,itu tidak etis menurut saya" yang jelas pemdes Kadudampit di anggap tidak peduli pada keadaan jalan vaving block yang sudah rusak ,padahal mengingat bukan kah awal nya itu menggunakan dana desa Ucapnya
Dan dugaan kami kenapa waktu itu memakai vaving yang bukan dengan standar vaving K.300. sehingga memakai yang di bawah standar tersebut hasil nya seperti yang terlihat sekarang kerusakan parah banyak hancur serta akibat kan bolong-bolong jalan vaving block tersebut.
Dalam hal ini pihak pemerintah serta dinas terkait agar turun serta menegur agar pemdes setempat dan yang lain nya di bawah pengawasan pemdes kecamatan ,Pemdes serta inspektorat kabupaten,supaya memberikan solusi untuk kedepan nya program desa dapat bertahan lama dan berjalan sesuai harapan tutup nya ,Ipin Sarfin)
Reporter : Tim
