-->

popunder

no-style

Kunjungan Pelayanan Rombongan Kambium Berbuah ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma Bandung Merupakan Implementasi Konkrit Komitmen Doa, Dana, Daya bagi Misi Dunia (3D - MD)

@Aesennewsbandung
Monday, September 14, 2026, 1:10:00 PM WIB Last Updated 2026-09-14T06:20:02Z



AESENNEWS.COM - BANDUNG Rombongan Kambium Berbuah yang terdiri atas ketua, pengajar/pembimbing, dan para peserta/murid Kambium Berbuah berangkat dari Gereja GKIm Gloria dengan berkendaraan mobil pribadi dan mobil GKIm Gloria pada Minggu, jam 12.00 Wib menuju Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma Bandung yang beralamat di Taman Kopo Indah (TKI) II Blok 3C-1 No. 28-29 Bandung Telp. 022-5426834 Kode Pos 40218. Adapun kunjungan pelayanan ini merupakan implementasi konkrit dari materi pembelajaran yang telah diberikan dalam Kambium Berbuah berupa Melayani melalui Doa, Dana, dan Daya.

"Nanti sesampainya di tempat tujuan setiap peserta Kambium Berbuah akan diberikan selembar kertas oleh pengajar/pembimbing untuk menuliskan seputar profil panti asuhan tersebut, sebagai berikut: visi & misi, struktur organisasi, pengelolaan dana, dan respons pribadi masing-masing dalam hal doa, dana, dan daya terhadap panti asuhan yang bersangkutan. Dan jika pengisiannya sudah selesai, maka lembaran itu harus dikembalikan kepada pengajar/pembimbing saat itu juga, - tidak diperbolehkan untuk dibawa pulang," kata Drs. Dolah Tjuar, M. Th selaku Ketua Yayasan Kasih Indonesia Menuai (YKIM) sekaligus ketua rombongan memberikan arahan. 



   

Oleh karena jarak tempuh dari Gereja GKIm Gloria ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma tidak terlalu jauh dan jalan-jalan yang dilintasi tidak macet, maka rombongan tiba di tempat tujuan pukul 13.00 Wib dan langsung disambut oleh kepala, perawat, karyawan, dan anak-anak panti asuhan. Kemudian acara dilanjutkan dengan ibadah singkat di mana renungan firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Yohannes Yung, M. Th dari Injil Lukas 19:1-10. Dalam khotbahnya tersebut, Beliau menyatakan bahwa sejak kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa, maka relasi keduanya yang sebelumnya intim menjadi rusak. "Dahulu mereka saling menghargai satu sama lain, tetapi sejak kejatuhan dalam dosa mereka saling menyalahkan dan merendahkan. Dan fakta ini terus berlanjut hingga kepada Zakheus yang memiliki tubuh pendek. Zakheus menyadari bahwa tubuhnya yang pendek menjadi alasan bagi orang-orang di sekitarnya untuk merendahkan dirinya. Lalu dia pun bekerja sebagai kepala pemungut cukai agar beroleh penerimaan sosial. Tetapi justru sebaliknya malahan pekerjaannya itu menyebabkan dirinya semakin direndahkan oleh mereka karena pemungut cukai dalam pandangan orang Yahudi adalah pengkhianat bangsa. Dan dalam konteks ini hanya seorang Yesus saja berdasarkan atas kasih-Nya, Dia berkenan untuk menerima dan menghargai Zakheus apa adanya: Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu" (Lukas 19:5). Marilah kita orang-orang percaya meneladani Tuhan Yesus yang menunjukkan kasih-Nya dengan cara menerima dan menghargai orang lain apa adanya, sama sekali bukan berdasarkan atas keadaan lahiriah seseorang seperti pandangan orang-orang pada umumnya!" katanya dengan nada tegas.



Kemudian dalam Sesi Tanya-Jawab, Suster Ceacilia Aminiyati, S. Ag selaku Ibu Pelayan membeberkan seluk-beluk atau profil Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma Bandung: "Eksistensi panti asuhan sudah berusia 69 tahun jika dihitung sejak pendiriannya di keuskupan Malang - Jawa Timur, sedangkan di Bandung ini baru dua tahun yang di dalamnya terdapat 19 perawat, 9 karyawan, dan 40 anak yang terdiri atas 4 anak normal dan 36 anak berkebutuhan khusus (down sindrom, autis, dsb). Struktur organisasinya adalah Ibu Pelayan, Sekretaris, Bendahara, Perawat & Karyawan, dan Anak-anak Panti Asuhan. Para perawat dan karyawan digaji sesuai UMR tetapi tidak penuh. Sumber dana berasal dari para donatur, umat Katolik, dan orang tua yang anaknya dirawat di panti yang memberikannya secara sukarela tetapi tidak rutin dan hanya sembako yang merupakan sumbangan rutin per bulan. Lalu berkaitan dengan visi dan misi, sejak awal berdirinya hingga sekarang panti asuhan ini berorientasi untuk menjangkau yang tidak terjangkau melalui CBR (Cari, Bawa, dan Rawat)," tuturnya.


Setelah acara sesi Tanya-jawab selesai, acara berlanjut dengan penyerahan sejumlah uang dalam amplop oleh Ibu Evi kepada Suster Caecilia Aminiyati, S. Ag, kesan dan pesan oleh salah seorang pengajar/pembimbing dan dua orang peserta Kambium Berbuah (Laki-laki: Bp. Leo dan perempuan: Ibu Susan), dan diakhiri dengan doa penutup dan berkat oleh Drs. Dolah Tjuar, M. Th.


Kunjungan pelayanan kepada anak-anak Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma meninggalkan kesan yang sangat mendalam khususnya di hati para peserta Kambium  Berbuah. Di satu sisi mereka mensyukuri anugerah Tuhan atas hidup mereka yang beruntung dan berkecukupan dalam segala hal, sedangkan di sisi lain mereka berkomitmen untuk selalu bersikap menerima dan menghargai siapapun juga sesuai dengan pesan firman Tuhan tadi dan selalu berdoa bagi anak-anak panti asuhan tersebut supaya segala kebutuhan mereka dicukupkan oleh Tuhan dan kondisi fisik, mental, dan rohani mereka pun disembuhkan-Nya.


Reporter: Filipus Karyadi, S. Th         

    

Komentar

Tampilkan

  • Kunjungan Pelayanan Rombongan Kambium Berbuah ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma Bandung Merupakan Implementasi Konkrit Komitmen Doa, Dana, Daya bagi Misi Dunia (3D - MD)
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x