AESENNEWS.COM, JAKARTA - Kamis siang (1/10/2026). Pelatikan ini digelar pukul 14.40 WIB, sesaat setelah reshuffle kabinet merah putih. Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menyetujui penunjukan Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru. Penunjukan ini menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diberhentikan secara terhormat.
Persetujuan tersebut diambil secara aklamasi dalam Rapat Paripurna Ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Keputusan ini menindaklanjuti Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.
Rekam Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto: Spesialis Bidang Reserse
Komjen Pol Suyudi Ario Seto merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Sepanjang pengabdiannya di Korps Bhayangkara, penerima penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya ini memiliki rekam jejak panjang dan spesialisasi kuat di bidang reserse.
Perjalanan kariernya melintasi berbagai posisi strategis di tingkat polsek, polres, polda, hingga Bareskrim Polri:
Awal Karier Reserse: Menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, dilanjutkan sebagai Kapolsek Pasar Minggu hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Jajaran Kepolisian Wilayah: Dipercaya sebagai Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2011), Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017), dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019).
Bareskrim Polri: Mengisi posisi strategis sebagai Wadirtipideksus Bareskrim Polri dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri pada tahun 2020.
Kepemimpinan Daerah: Diangkat menjadi Wakapolda Metro Jaya pada tahun 2023 dengan pangkat Brigadir Jenderal (Bintang Satu), kemudian promosi menjadi Kapolda Banten (2024–2025) dengan pangkat Inspektur Jenderal (Bintang Dua).
Capaian Gemilang Saat Memimpin BNN
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolri, Presiden Prabowo Subianto melantik Komjen Pol Suyudi sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 25 Agustus 2025 berdasarkan Keppres Nomor 118 TPA Tahun 2025.
Selama memimpin BNN hingga 2026, Suyudi menorehkan sejumlah capaian signifikan dalam pemberantasan narkotika di Tanah Air:
Menyita 12,3 ton barang bukti narkotika.
Menyelamatkan potensi peredaran bernilai ekonomi hingga Rp 16,5 triliun.
Menyita aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp 165 miliar.
Menyelamatkan lebih dari 48,3 juta jiwa generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Disetujui DPR dan Dilantik Presiden Prabowo
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan di tubuh Polri merupakan hal wajar karena masa jabatan yang telah memenuhi ketentuan.
“Komisi III DPR RI telah secara aklamasi menyepakati dan menyetujui Saudara Komjen Pol Suyudi Ario Seto untuk menjadi Kapolri dan memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” tegas Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman usai pembacaan hasil fit and proper test.
Dengan rekam jejak kepemimpinan, kepakarannya di bidang reserse, serta keberhasilannya memimpin BNN, penunjukan Komjen Suyudi Ario Seto diharapkan mampu membawa reformasi dan penguatan penegakan hukum di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.Komjen Pol. Suyudi Ario Seto ingin menghilangkan fenomena "tidak viral, tidak ada keadilan" (no viral, no justice) dalam penanganan laporan masyarakat oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
"Pelapor berhak mengetahui perkembangan yang dapat dibuka tanpa harus mencari akses informal kepada penyidik," kata Suyudi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis.
Menurut Suyudi, fenomena tersebut termasuk dalam sembilan kegelisahan publik yang harus dijawab melalui perbaikan kinerja Polri.
Ia mengatakan setiap laporan polisi yang disampaikan masyarakat merupakan harapan agar negara hadir sehingga pelapor berhak memperoleh kepastian dan mengetahui perkembangan penanganan perkaranya.
Sembilan persoalan yang menurut Suyudi perlu dibenahi adalah kepastian laporan, kesetaraan di hadapan hukum, pungutan liar dan pelayanan transaksional, penyalahgunaan kewenangan, penggunaan kekuatan, fenomena "tidak viral, tidak ada keadilan", kepercayaan terhadap pengaduan, transparansi perkara, serta kultur pelayanan.
Menurut dia, keadilan tidak cukup hanya diwujudkan melalui hasil penegakan hukum, tetapi juga harus tercermin dalam prosesnya.
Masyarakat, kata Suyudi, harus didengar, dihormati, mendapatkan penjelasan, serta melihat aturan diterapkan secara konsisten.Oktober 2026, Bahlil harus merangkap jabatan karena Presiden tidak melantik Menteri ESDM baru. 4aab
7. Menteri Perindustrian: M. Sarmuji
Politikus Golkar dilantik menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
8-14. Wakil Menteri dan Kepala Badan Baru:
Drajad Hari Wibowo sebagai Wamen Koordinator Bidang Perekonomian
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wamen Keuangan
M. Saleh Mustafa sebagai Wamen Pertanian
Irwan Meilano sebagai Wamen Kelautan dan Perikanan (KKP)
Komjen Pol Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional
Komjen Pol Karyoto sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan 6fa0
Informasi yang beredar sebelumnya menyebut total 15-18 pejabat, termasuk pimpinan Ombudsman, namun yang terkonfirmasi resmi dilantik Istana pada 1 Oktober 2026 adalah 14 pejabat.
Analisis Politik Reshuffle 1 Oktober 2026
Reshuffle pada 1 Oktober 2026 ini mengirim tiga sinyal politik besar:
Pertama, sinkronisasi Asta Cita. Pelantikan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi yang dijabat Bahlil menegaskan fokus pemerintahan Prabowo pada hilirisasi nikel, energi terbarukan, dan reforma agraria. Penunjukan Dedy Prasetyo di Badan Reforma Agraria juga memperkuat agenda tanah untuk rakyat.
Kedua, rotasi loyalis untuk stabilitas. Pergeseran Sugiono dari Menlu ke Menko PMK dan Dudung dari KSP ke Menko Polkam menunjukkan pola rotasi internal orang kepercayaan Presiden untuk memperkuat koordinasi politik-keamanan dan sosial-budaya menjelang tahun politik 2027. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru juga dikenal dekat dengan lingkaran Istana.
Ketiga, transisi halus di Polri. Momen unik terjadi pada 1 Oktober 2026 pagi: saat Suyudi menjalani fit and proper test di DPR, Listyo Sigit masih mendampingi Presiden Prabowo dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya. Siangnya, keduanya dilantik di Istana dalam peran baru. Ini menandakan kesinambungan institusi dan penghargaan kepada Listyo.
Presiden Prabowo dalam keterangan usai pelantikan pada 1 Oktober 2026 menegaskan reshuffle ini bertujuan menempatkan sosok yang tepat di posisi yang sesuai demi kelancaran realisasi program prioritas.
Dengan pelantikan pada 1 Oktober 2026 ini, Kabinet Merah Putih memasuki fase baru konsolidasi kekuasaan sebelum memasuki tahun ketiga pemerintahan.Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat setingkat kepala badan dalam perombakan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029. Sejumlah nama mendapat posisi baru, termasuk mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang kini dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).Listyo Sigit menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dari posisi Kepala Staf Kepresidenan. Pada saat yang sama, posisi Kapolri kini ditempati Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Selain Listyo Sigit, sejumlah perubahan juga terjadi di tingkat menteri koordinator, menteri, wakil menteri, hingga kepala badan. Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik Presiden Prabowo siang ini.
Daftar Menteri yang Dilantik Prabowo
Listyo Sigit menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dari posisi Kepala Staf Kepresidenan. Pada saat yang sama, posisi Kapolri kini ditempati Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Selain Listyo Sigit, sejumlah perubahan juga terjadi di tingkat menteri koordinator, menteri, wakil menteri, hingga kepala badan. Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik Presiden Prabowo siang ini.
Daftar Menteri yang Dilantik PrabowoUsai mengucapkan sumpah jabatan, Suyudi menandatangani berita acara pengangkatan sumpah jabatan. Prabowo kemudian menyematkan langsung tanda pangkat jenderal bintang 4.
Reporter: Christin
