-->

popunder

no-style

Solidaritas: Kekuatan yang Menjaga Kita Tetap Bersama*

Saturday, January 31, 2026, 12:05:00 PM WIB Last Updated 2026-01-31T05:05:48Z
AESENNEWS.COM, BANDUNG- Dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, tidak semua orang memiliki posisi yang sama kuat. Ada yang tertinggal karena kondisi fisik, ekonomi, sosial, atau keadaan hidup yang tidak adil. Di titik inilah solidaritas bukan lagi sekadar nilai moral, melainkan kebutuhan bersama.

Sebuah kisah kemanusiaan menceritakan sekelompok orang yang menolak membiarkan seorang yang lemah menghadapi kesulitannya sendirian. Ketika jalan utama tertutup, mereka tidak berhenti. Mereka mencari cara lain. Bukan karena mudah, tetapi karena peduli.

Solidaritas selalu lahir dari keberanian untuk bertindak bersama.
Ia tidak menunggu keadaan sempurna.
Ia tidak menuntut keseragaman.
Ia bergerak karena kesadaran bahwa penderitaan satu orang adalah tanggung jawab bersama.

Dalam konteks kebangsaan, solidaritas adalah perekat di tengah perbedaan. Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari masalah, melainkan bangsa yang tidak membiarkan warganya jatuh sendirian. Ketika yang kuat bersedia menopang yang lemah, di situlah persatuan menemukan maknanya.

Sering kali, tantangan terbesar bukan pada keterbatasan sumber daya, tetapi pada menipisnya kepedulian. Kita terlalu sibuk berjalan sendiri, lupa menoleh ke sekitar. Padahal kemajuan yang meninggalkan sebagian orang di belakang bukanlah kemajuan yang utuh.

Dalam hal kebangsaan dan kegiatan sosial mengingatkan kita bahwa Indonesia dibangun bukan hanya oleh prestasi individu, tetapi oleh semangat gotong royong. Dari desa hingga kota, dari masa ke masa, solidaritas adalah kekuatan yang membuat kita bertahan.

Renungan ini mengajak kita bertanya:
Apakah kita masih mau memikul beban bersama?
Apakah kita masih percaya bahwa jalan keluar selalu ada ketika kita berjalan sebagai satu komunitas?

Solidaritas tidak selalu berarti tindakan besar. Kadang ia hadir dalam keputusan sederhana: mau mendengar, mau berbagi, mau menemani, mau mencari jalan lain ketika pintu tertutup.

Karena pada akhirnya, masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa cepat sebagian orang melaju, tetapi oleh seberapa setia kita menjaga agar tidak ada yang tertinggal.

Solidaritas itulah wajah kemanusiaan kita.
Solidaritas itulah kekuatan bangsa.

(rgy)
Komentar

Tampilkan

  • Solidaritas: Kekuatan yang Menjaga Kita Tetap Bersama*
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x