-->

popunder

no-style

Saat Harapan Sudah Dikubur*

Monday, March 23, 2026, 11:39:00 AM WIB Last Updated 2026-03-23T04:40:07Z

AESENNEWS.COM,BANDUNG-  Kisah tentang Lazarus yang sudah mati empat hari sering terasa begi tu dekat dengan kehidupan kita. Empat hari bukan waktu yang singkat—itu sudah melewati batas harapan manusia. Secara logika, semuanya sudah selesai. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

Ketika Yesus Kristus datang, keadaan tidak berubah secara instan. Bahkan orang-orang di sekitar merasa semuanya sudah terlambat. Namun di situlah letak pelajaran penting: keterlambatan menurut manusia bukan berarti keterlambatan bagi YHWH.

Sering kali kita juga mengalami “empat hari” dalam hidup—situasi yang terasa sudah mati: harapan yang pupus, doa yang seakan tidak dijawab, hubungan yang hancur, atau keadaan yang tidak mungkin dipulihkan. Kita mulai berkata dalam hati, “Sudah terlambat.”

Tetapi kisah ini menunjukkan bahwa YHWH tidak bekerja berdasarkan batas waktu manusia. Saat Yesus Kristus berseru, “Lazarus, keluarlah!”, sesuatu yang mustahil menjadi nyata. Kematian pun tidak bisa menahan kuasa-Nya.

Renungan ini mengingatkan kita:

YHWH tidak pernah kehabisan cara

YHWH tidak pernah terlambat

Bahkan keadaan yang “sudah mati” sekalipun bisa dipulihkan


Mungkin hari ini ada bagian dalam hidupmu yang terasa sudah “empat hari”—sudah terlalu lama, terlalu rusak, terlalu mustahil. Namun jangan berhenti berharap.

Karena bagi YHWH, selalu ada kebangkitan di balik keterlambatan.

Doa singkat: YHWH, saat aku merasa semuanya sudah terlambat, ajarku untuk tetap percaya. Bangkitkan kembali harapan yang mati dalam hidupku, dan tunjukkan bahwa kuasa-Mu tidak pernah dibatasi oleh waktu. Amin.( RT/Rgy)
Komentar

Tampilkan

  • Saat Harapan Sudah Dikubur*
  • 0

Terkini

layang

.

Topik Populer

Iklan

Close x