Aesennews. Com. Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tito karnavian memberi peringatan keras kepada jajaran Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil(Dukcapil).
Tito mengingatkan kepada petugas Dukcapil agar menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya.
Menurut Tito, Dukcapil harus membangun kemajuan sistem dengan diiringi penyesuaian budaya kerja yang baik
, "Personil personel yang mengawasi Dukcapil harus berintegritas baik dan juga inovatif, " tuturnya, seperti dikutip Sabtu (12/2/2022).
Selain itu, Tito juga menekankan dalam kegiatan pelayanan publik seperti pengurusan administrasi kependudukan harus bebas pungli (pungutan liar). Tito berharap praktek pungli bisa dibuang jauh baik di dukcapil tingkat pusat hingga daerah supaya memiliki kesan positif dimata masyarakat. Tak hanya itu, ia juga tak segan menindak tegas para oknum yang melakukan pelanggaran termasuk penyimpangan moral serta pungli.
Dia meminta masyarakat harus berani melapor ke pemerintah daerah setempat apabila mendapati petugas memungut biaya jasa layanan pembuatan dokumen kependudukan.
Selain itu, dia juga mengatakan masyarakat harus memahami bahwa keputusan menggratiskan biaya pengurusan administrasi kependudukan merupakan kebijakan secara nasional. Sehingga keputusan itu berlaku juga sampai ke tingkat bawah dan harus dilaksanakan secara sungguh sungguh.
Seluruh biaya pengurusan administrasi kependudukan adalah gratis mulai dari pembuatan akte kelahiran dan kartu keluarga (KK) kartu Identitas anak (KIAI), hingga kartu Tanda penduduk (KTP). Kendati demikian, hingga saat ini masih ada beberapa hal yang dikeluhkan masyarakat terkait pelayanan pengurusan administrasi kependudukan.
Pertama, yakni masih ada aksi calo dan pungli yang meresahkan.
Kemudian adanya banyak syarat tambahan dalam layanan administrasi masyarakat.
Ketiga, lambat nya pencetakan e_KTP.
Keempat, masalah konsolidasi data, dan terakhir masalah antrean yang sering habis di loket layanan.
nesia.comnanang


